Internet

Internet adalah sebuah dunia maya jaringan komputer (interkoneksi) yang terbentuk dari milyaran komputer di seluruh dunia.  Teknologi ini dimulai pada pertengahan tahun 70-an pada masa perang dingin dan mencapai puncaknya pada tahun 1994 ketika interface (antarmuka) grafis dan konten/isi dari jaringan tersebut diciptakan dan diperuntukan bagi masyarakat umum agar dapat dipergunakan secara lebih mudah.  Internet memungkinkan kita untuk menghilangkan hambatan jarak dan waktu dalam mendapatkan Informasi. Dari segi ekonomi, internet merupakan sebuah jawaban yang sangat efisien, efektif dan relatif murah bila dibandingkan dengan hasil yang akan didapat.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan (1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (2) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah (3) Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (4) Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (5) (QS Al-’Alaq 1 – 5)

Perkembangan teknologi informasi yang sedikit ajaib terutama dalam bidang internet secara langsung mampu menggeser bahkan mengubah  sistem dan pola hidup manusia. Perkembangan tersebut memicu munculnya aspek-aspek sosial yang dapat dikatakan baru, atau aspek-aspek sosial lama yang muncul dengan cara baru. Salah satu contoh adalah sumber informasi menjadi lebih beragam dan luas; jarak dan waktu bukan lagi kendala yang utama; munculnya sistem pembelian dan pembayaran on-line; mengadakan rapat secara bersamaan dan langsung dari berbagai tempat; perubahan dalam bidang hukum dan perundangan; pertukaran dan asimilasi nilai-nilai budaya tersebut cepat  sampai. Perubahan nilai yang muncul dari aspek sosial internet menuntut pergerakan dengan cepat menyiapkan infrastruktur dan faktor-faktor yang bersangkutan dengan bidang tersebut. Bila tidaebut kita akan tertinggal, karena internet merupakan salah satu jembatan penting untuk masuk dalam kancah dunia.

a. Pengguna Internet

Sejak diperkenalkannya kepada dunia pada tahun 1972-1973, penggunaan Internet pun meluas tidak hanya pada kalangan khusus (militer pada saat itu). Seiring dengan perkembangannya, orang-orang yang memanfaatkan internet membuat sebuah sistem yang memudahkan peng-akses-an internet oleh masyarakat luas. Sistem ini juga memungkinkan adanya peluang bisnis dalam bidang ini. Hal tersebut ditandai dengan didirikannya provider (penyedia layanan) internet sampai warnet (warung internet).

Banyak penyedia jasa internet ( ISP/Provider ) institusi yang menyediakan jasa layanan koneksi ke internet yang berada di Indonesia contohnya: Melsa, Telkomnet instan, Centrin, Wasantaranet, CBNet, Indosat, dsn lain lain.  Dengan banyaknya ISP-ISP, maka organisasi APJII (Assosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dibentuk. Assosiasi ini berfungsi sebagai pemersatu penyedia jasa layanan ini, sehingga para pengguna Internet dapat terus memanfaatkan Internet untuk keperluan mereka. Pengguna internet secara privat (perorangan maupun organisasi) disebut user.

b.Hacker dan Cracker

Keamanan data menjadi hal yang penting dalam aktivitas yang dilakukan. Ada dua cara bentuk aktifitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan, sedangkan cracking adalah usaha memaski secara ilegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan kompunter-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut hacker, sedangkan pelaku cracking disebut cracker.

c. Organisasi

Dengan maraknya pemanfaatan internet, dibentuklah organisasi yang bergerak dalam bidang internet dan membentuk suatu komunitas yang melakukan pengembangan-pengembangan dalam dunia maya seperti aturan main, teknologi, hukum, aspek sosial, dan lain lain. Komunitas tersebut diantaranya di bawah ini.

ITU – International Telecommunication Union , http://www.itu.int/
ICANN – The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, http://www.icann.org
IANA – Internet Assigned Numbers Authority , http://www.iana.org/
ARIN – American Registry for Internet Numbers, http://www.arin.net/

RIPE NCC Réseaux IP Européens, http://www.ripe.net
APNIC Asia Pacific Network Information Center, http://www.apnic.net

IETF The Internet Engineering Task Force, http://www.ietf.org/

APJII Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, http://www.apjii.or.id/
MASTEL Masyarakat Telematika, http://www.mastel.or.id/

ccTLD-ID Country Code Top Level Domain-Indonesia, http://www.idnic.net.id/
FTII Federasi Teknologi Informasi Indonesia,

APKOMINDO – Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia http://www.apkomindo.or.id/
AWARI – Asosiasi Warung Internet Indonesia http://www.awari.or.id/

IndoWLI – Asosiasi Indonesia Wireless LAN Akses Internet http://www.indowli.or.id/

ASPILUKI – Asosiasi Pirantik Lunak Indonesia,  http://www.aspiluki.or.id/

d. Regulasi (Peraturan)

Karena besarnya kemampuan yang dimiliki dunia internet, bermacam- macam bentuk kejahatan dan penyimpangan fungsi terjadi. Oleh karena itu disusunlah sebuah peraturan yang membatasi pergerakan para ‘penjahat internet’ sekaligus untuk memberikan rasa aman pada pengguna internet lainnya. Dengan banyaknya jenis layanan informasi yang disediakan oleh dunia internet, bentuk-bentuk kejahatan maupun tindakan-tindakan amoral dalam kemasan baru pun lahir. Hal ini memang tidak dapat dibendung karena banyaknya kepentingan yang ‘diemban’ oleh Internet. Selanjutnya akan digambarkan kejahatan maupun tindakan amoral yang paling banyak ditemui saat berslancar’ dalam dunia internet.

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Untuk itu Anda harus hati-hati jangan masuk ke dalam area tersebut karena hal itu tidak baik dan akan merugikan Anda. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat diakses.

Karena segi bisnis dan isi pada dunia Internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. Modus seperti di atas memang merajalela dibidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan para penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang didapatkan pada penyedia informasi tersebut.

e. Carding

Karena sifatnya yang  langsung (real time), cara belanja dengan menggunakan kartu kredit (carding) adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia Internet. Para penjahat Internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) on-line dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka. Dampak negatif lain adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Kita hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Berbagai Bidang

Secara garis besar sumber informasi dapat diperoleh melalui dua media yaitu cetak dan elektronik. Informasi dari media cetak misalnya koran, majalah, buku, jurnal dan lain-lain. Sedangkan dari media elektronik misalnya radio, televisi, internet, dan sebagainya.  Coba anda pikirkan, bila  anda akan memberi kabar tentang kenaikan kelas kepada kakek dan nenek yang tempat tinggalnya berjarak kurang lebih 100 km dari rumah anda. Berapa biaya yang diperlukan dan berapa lama kabar tersebut sampai ditempat tujuan bila menggunakan cara di bawah ini.

a. Datang sendiri dengan kendaraan umum yang ada di lingkungan anda (bus, kereta api, kapal, dan sebagainya)

b. Dikirim lewat pos 

 

c. Disampaikan lewat telepon
d. Dikirim lewat sms HP e. Dikirim lewat internet
Gambar -1.14    Berbagai media penyampaian informasi

Telah Anda ketahui bahwa salah satu hasil perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah teknologi komputer. Manfaat komputer dalam kehidupan kita sehari-hari sangatlah beragam. Mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, industri dan bisnis. Sekarang  para manajer, para pendidik, para pejabat, para peneliti dan masyarakat luas telah banyak mempergunakan komputer dalam kehidupan sehari-harinya sebagai alat bantu yang sangat berguna untuk menyelesaikan pekerjaan yang sangat melelahkan dan memakan waktu lama. Dengan demikian komputer sudah merupakan peralatan bagi kebutuhan masyarakat luas dan tidak terbatas hanya untuk kalangan tertentu saja.

Dunia anak telah lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer. Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi (misalnya CNC, sebuah mesin serba guna dalam industri metal, Programmable Locic Controller, alat otomatisasi industri) sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan kita sulit  membayangkan  apabila dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin-mesin dalam industri garmen dilengkapi dengan kontrol komputer, misalnya perusahaan topi bodir dapat memproduksi topi dengan kualitas gambar bordir yang seragam dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.Di perusahaan dagang seperti department store telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya saja.

Para seniman atau designer dapat memanfaatkan komputer karena gambar dapat diubah atau disajikan dalam bentuk digital. Para arsitek dan perancang kota secara luas memanfaatkan kemampuan komputer untuk menggambar dalam bentuk tiga dimensi yang dapat ditampilkan dan dilihat dari berbagai arah. Para musisi juga telah mendapatkan cara dalam memanfaatkan komputer, baik untuk menulis, merekam maupun memainkan musik yang telah dikode secara digit. Semua informasi baik musik (suara) maupun gambar dapat direkam atau disimpan di dalam disk yang dapat dibaca ulang secara optis oleh laser.

Dalam bidang pertanian dan bioteknologi, peralatan-peralatan kultur telah banyak yang dilengkapi dengan kontrol komputer untuk mengusahakan ketelitian kerja pada ruang steril. Perusahaan Australia telah mengembangkan robot untuk keperluan bioteknologi ini.

Dibidang otomotif, banyak kendaraan terbaru yang telah dilengkapi dengan sistem komputer sehingga penggunaan bahan bakarnya dapat diatur sedemikian rupa sampai taraf sangat efisien untuk sebuah perjalanan yang jauh. Bus-bus penumpang sudah dilengkapi dengan sistem kontrol komputer dan sensor-sensor canggih sehingga mengendarai bus tersebut terasa lebih aman.

Penerapan kontrol komputer yang tercanggih terdapat di pesawat terbang dan pesawat angkasa. Untuk dapat mengatasi berbagai kendala alam dan sulit dilakukan oleh seorang pilot secara manual, sebuah pesawat terbang dapat dikendalikan secara otomatis sehingga bisa terbang dengan selamat di tujuan.

Rangkuman

Teknologi informasi berkembang pesat seiring dengan penemuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi. Perekembangan terknologi informasi mampu menciptakan peralatan  yang mendukung perkembangan teknologi informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif).

Komputer merupakan perangkat elektronika yang mampu menerima, memproses,  dan menyimpan data, serta menghasilkan bentuk keluaran berupa teks, gambar, simbol, angka dan suara. Dalam pengoperasian, bentuk, sistem dan fungsinya komputer dapat dipandang terdiri atas 2 (dua) bagian yaitu hardware dan software.

Teknologi Informasi adalah ilmu yang mempelajari teknik aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Teknologi Komunikasi adalah ilmu yang mempelajari aplikasi berbagai teknologi yang digunakan di dalam telekomunikasi. Sumber Informasi secara garis besar ada dua jenis yaitu dari media cetak dan media elektronik Teknologi Informasi dan Komunikasi sudah dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan, misalnya pendidikan, industri, bioteknologi, militer,  kesehatan, dan lain-lain.

SUMBER

Supriyanto. 2005. Teknologi Informasi dan Komunkasi. Bandung: Yudhistira

The World Bank Group, E-government definition; http://www1. worldbank.org/publicsektor/ egov/definition.htm.

Tim Koordinasi Telematika Indonesia. 2001. “Kerangka Teknologi Informasi  Nasional”, Jakarta. 

Tucker, Jr. and P. Wegner. 1996. “Computer Science and Engineering: the Discipline and Its Impact,” In Handbook of Computer Science and Engineering, CRC Press, Chapter 1.

V. Carl Hamacher, et al. 2001. Computer Organization (5th Edition), McGraw-Hill.

 

Satu Tanggapan

  1. tulisan yang mantab..ijin kopi ya untuk tugas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: